Perkuat Kerja Sama Internasional untuk Mendukung Pembangunan Daerah
Jakarta, (02/6). Ditegaskan oleh Ketua Komisi II
DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda, mengenai pentingnya memperkuat kerja sama
internasional untuk mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kapasitas
sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikannya seusai menerima
kehormatan sebagai Penasihat Khusus bagi Pembangunan dan Kerja Sama Pendidikan
Tinggi Vokasi China-Indonesia (Special Advisor of the China-Indonesia
Vocational Education Development Research Center) dalam kunjungannya ke
Republik Rakyat Tiongkok beberapa waktu lalu.
Menurut Rifqi, sapaan Rifqinizamy, kepercayaan yang
diberikan kepadanya merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Komisi II DPR RI
dalam mendorong penguatan kapasitas daerah, termasuk melalui peningkatan
kemandirian fiskal dan pengembangan badan usaha milik daerah (BUMD) yang
kompetitif.
“Kepercayaan ini hadir atas komitmen kolektif kami
di Komisi II DPR RI selama ini untuk mendorong hadirnya kemandirian fiskal di
daerah, salah satunya adalah dengan menghadirkan berbagai alternative financing
dan membangun BUMD yang kompetitif,”
ujar Rifqi dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Ditegaskan oleh Legislator Fraksi Partai NasDem itu,
akan memanfaatkan posisi tersebut untuk memperkuat hubungan kerja sama antara
Indonesia dan China, khususnya dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah
serta peningkatan kualitas SDM di berbagai wilayah.
Oleh karena itu, dirinya berkomitmen menjadikan
posisi tersebut sebagai jembatan untuk mempertemukan kebutuhan daerah di
Indonesia dengan potensi kerja sama yang dimiliki China.
Meski demikian, ditekankan oleh Rifqi, bahwa kerja
sama internasional harus tetap berlandaskan prinsip kedaulatan dan kemandirian
nasional.
“Kerja sama antarnegara adalah keniscayaan dalam
membangun daerah di Indonesia saat ini. Namun, ada satu catatan penting, bahwa
kedaulatan dan kemandirian bangsa adalah harga mati bagi kita,” tegasnya.
Diharapkan olehnya, berbagai peluang kolaborasi
yang terbangun ke depan dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah,
terutama dalam penguatan SDM, pengembangan pendidikan vokasi, serta peningkatan
daya saing daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. (JHL 7)